Wali Kota Aaf Dorong Koperasi Jadi Poros Pemulihan Ekonomi di Pekalongan

TRIBUNPANTURA.COM, PEKALONGAN - Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkop-UKM) memfasilitasi pelatihan dan uji kompetensi kepada perwakilan Kabag Pembiayaan dari 25 KSP/KSPPS dan USP/UPPS yang ada di Kota Pekalongan selama 4 hari, di Hotel Dafam Kota Pekalongan, Selasa (9/11/2021).


Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid mengatakan, koperasi harus selalu ada dan berkembang, berinovasi serta berkreasi menjadi poros pemulihan ekonomi di tengah masa pandemi.


Di tengah pandemi Covid-19, peran koperasi sangat penting guna membantu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Terutama, guna menyalurkan program bantuan atau kredit untuk permodalan mereka.

Mengingat, kasus Covid-19 di Kota Pekalongan telah melandai, selain menggenjot program vaksinasi di masyarakat, pemulihan ekonomi salah satunya melalui koperasi menjadi konsentrasi Pemerintah Kota Pekalongan.


"Selama pandemi, tugas Kabag pembiayaan koperasi ini memang cukup berat, angka kredit bermasalah alias Non Performing Loan (NPL) nya pasti naik."

"Bahkan, salah satu dari lima besar koperasi di Kota Pekalongan NPL nya sampai 50 % pasca pandemi ini."

"Ini sangat luar biasa, tetapi melihat riil di lapangan kasusnya memang seperti ini," kata Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid.


Aaf panggilan akrabnya Wali Kota Pekalongan menekankan, baik koperasi maupun lembaga keuangan yang lainnya, di masa pandemi ini memang harus berhati-hati dalam mengeluarkan pembiayaan.

Karena situasi dan kondisi yang serba sulit, dimana 80 % sektor usaha terdampak selama pandemi.

Belum ada Komentar untuk "Wali Kota Aaf Dorong Koperasi Jadi Poros Pemulihan Ekonomi di Pekalongan"

Posting Komentar